Inpari 42 Didorong di Keerom, BRMP Papua Perkuat Produksi Benih
Keerom, 15 April 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua mulai mengawal persiapan produksi benih padi sumber di Kampung Yammua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan benih padi bermutu, bersertifikat, dan terjangkau bagi petani, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan mendukung swasembada pangan nasional.
Pengawalan diawali dengan proses serah terima benih kepada petani yang diwakili Ketua Kelompok Tani Kampung Yammua, Yulian Serman Napa. Penyerahan ini turut dihadiri penyuluh dari BPP Arso dan Arso Barat sebagai bentuk sinergi antara lembaga teknis dan petani di lapangan.
Benih yang disalurkan merupakan varietas Inpari 42, yang dikenal memiliki ketahanan terhadap rebah, menghasilkan nasi dengan tekstur pulen, serta toleran terhadap hama wereng batang cokelat dan penyakit hawar daun sehingga dinilai sesuai untuk dikembangkan di wilayah tersebut.
Tidak hanya penyaluran benih, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara tim BRMP Papua, penyuluh, dan petani. Diskusi ini menjadi ruang bertukar pengalaman sekaligus memperkuat pemahaman petani terhadap praktik pertanian yang lebih modern dan efisien.
Tim kemudian melakukan pengecekan langsung ke lahan yang akan digunakan untuk penanaman. Pengecekan ini mencakup kesiapan lahan, kondisi fisik tanah, serta aspek teknis lain yang berpengaruh terhadap keberhasilan produksi benih.
Sebagai bagian dari pendekatan berbasis data, dilakukan pula pengambilan sampel tanah untuk dianalisis kandungan unsur haranya. Hasil analisis ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi pemupukan yang lebih, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi yang optimal.
Melalui rangkaian kegiatan ini, BRMP Papua menegaskan komitmennya dalam mendampingi petani secara menyeluruh, mulai dari penyediaan benih hingga kesiapan lahan, guna memperkuat sistem perbenihan dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah.